Langsung ke konten utama

Istana/ Pura Mangkunegaran

Setelah Kerajaan Mataram dipecah oleh Belanda / VOC menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta, ternyata krisis yang dihadapi Kerajaan Mataram ini belum berakhir. Dua tahun setelah Perjanjian Giyanti, Kasunanan Surakarta dipecah lagi menjadi 2 yaitu Kasunanan Surakarta dan Mangkunegaran. Pemecahan ini melalui perjanjian Salatiga pada tahun 1755. Sebagai Raja Mangkunegaran adalah Raden Mas Said yang kemudian bergelar Mangkunegoro I. Saat ini Pura Mangkunegaran dapat dikunjungi oleh para wisatawan yang ingin melihat koleksi peninggalan jaman dahulu, khususnya berupa benda sejarah yang berhubungan dengan Raja-raja Mangkunegaran. Selain itu Pura Mangkunegaran saat ini dijadikan tempat upacara adat dan tari Beksan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Solo Perlu Kembangkan Industri Pariwisata

B3219030 Kirana Pradipta Nariswari  penulis blog ini, aktif sebagai civitas akademika UNS, mahasiswa program studi D3 Usaha Perjalanan Wisata ( http://fib.uns.ac.id/program-studi/usaha-perjalanan-wisata/ ) dari Fakultas Ilmu Budaya ( http://fib.uns.ac.id/ ) Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam sejahtera bagi kita semua, om swastiastu, namo budhhaya, salam kebajikan. Salam Budaya!       Kota Solo memiliki sumber daya sosial budaya yang beragam dan bernilai tinggi untuk dikembangkan menjadi industri pariwisata berbasis kekayaan budaya lokal. Oleh karena itu, industri pariwisata di Kota Solo sangat potensial untuk dikembangkan. Demikian inti hasil diskusi publik “Optimalisasi sektor Pariwisata melalui penguatan budaya lokal sebagai strategi menghadapi MEA” yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Budaya, UNS Rabu (24/2) di kampus setempat. Hadir sebagai pembicara adalah pemerhati pariwisata dari UNS Prof. Warto, Fina...

Sejarah Kebaya

Asal kata kebaya berasal dari kata  arab   abaya yang berarti pakaian. Ada pendapat yang menyatakan kebaya berasal dari  China . Lalu menyebar ke  Malaka ,  Jawa ,  Bali ,  Sumatera , dan  Sulawesi . Setelah akulturasi yang berlangsung ratusan tahun, pakaian itu diterima di budaya dan norma setempat. Namun ada juga pendapat bahwa kebaya memang asli dari  Indonesia . Karena pakaian asli  China  adalah  Cheongsam  yang berbeda dari kebaya. Bentuk paling awal dari kebaya berasal dari istana  Majapahit   sebagai sarana untuk memadukan perempuan Kemban yang ada, tubuh bungkus dari perempuan aristokrat menjadi lebih sederhana dan dapat diterima oleh yang baru memeluk agama Islam.  Aceh ,  Riau  dan  Johor dan  Sumatera Utara  mengadopsi gaya kebaya  Jawa  sebagai sarana ekspresi sosial status dengan penguasa Jawa yang lebih alus atau halus. Nama kebaya sebagai pakaian tertentu te...
Kebaya Khas Jawa Tengah             Kebaya merupakan busana tradisional yang umumnya telah dikenal di seluruh Indonesia, namun kebaya lebih identik dipakai oleh wanita-wanita Jawa. Model dan jenis kebaya nya pun berbeda disetiap daerah yang tersebar diseluruh wilayah Jawa. Jawa Tengah memiliki model kebaya tersendiri, kebaya yang biasa dipakai wanita jawa tengah biasanya model kebaya Solo/ Surakarta. Solo merupakan daerah yang dikenal sebagai wilayah keraton dan kerajaan yang masih kental dengan nuansa-nuansa kerajaan. Kebaya khas jawa tengah pada umumnya adalah kebaya yang terbuat dari kain beludru hitam, brokat, atau nilon. Dewasa ini, baju kebaya panjang merupakan pakaian untuk upacara perkawinan. Kebaya panjang kebanyakan terbuat dari kain beludru hitam atau merah tua, yang dihiasi pita emas di tepi pinggiran baju. Kain jarik batik yang berlipat (wiron) tetap diperlukan untuk pakaian ini, tetapi biasanya tanpa memakai selendang. Sanggulnya dihiasi de...